Senin, 11 April 2011

MTsN Ciruas Melaksanakan Pembinaan dan Pelantikan Pengurus Kader Kesehatan Remaja (KKR)

Sabtu-Minggu , 9-10 April 2011 oleh: aep s.a: aepthe.blogspot.com

Pendidikan berlangsung seumur hidup, maka perlu adanya kesinambungan nilai-nilai kepada generasi berikutnya. Adanya arus transformasi dan arus globalisasi yang begitu cepat sehinggaperlu adanya filterisasi yang efektif untuk melindungi peserta didik. KKR adalah sebuah wadah yang berada dibawah naungan bidang kesiswaan merupakan program kerja awal yang ada di MTsN Ciruas pengkaderan Kesehatan Remaja terhadap para kader kesehatan remaja siswa-siswi MTsN Ciruas.
Adapun tujuan dari kegiatan KKR adalah untuk :
1. Mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman remaja tentang masalah kesehatan
2. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan remaja dalam hal kesehatan.
3. Memberdayakan remaja di MTsN Ciruas untuk bisa berperan sebagai kader kesehatan remaja.
Kegiatan ini diikuti oleh kader kesehatan remaja sebanyak 60 Siswa - siswi MTsN Ciruas dari kelas VII dan VIII, adapun materi dalam kegiatan KKR ini adalah menyangkut masalah tentang kesehatan remaja diantranya pedoman pelayanan kesehatan peduli remaja, jejaring kerjasama dalam pelayanan kesehatan peduli remaja, Infeksi penyakit menular seksual dan infeksi seksual reproduksi, Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif (NAFZA), pertumbuhan dan perkembnagan fisik remaja dan lain sebagainya, dalam sambutan dari kepala MTsN Ciruas (Ali Rokhman, Az, S,Ag, M.MPd) mengharapkan setelah diadakannya kegiatan ini siswa dapat menjadi siswa yang aktif, kreatif dan inovatif tidak sekedar acara seremonial saja KKR ini bukan sekedar wadah, tetapi ada hasilnya yang bisa di implementasikan dalam

lingkungan Madrasah dalam bentuk K3 (Keindahan, ketertiban dan Keamanan) sedangkan tema yang diangkat pada kegitan ini adalah “Bahaya Kanker Leher Rahim (Caracinoma Cervix Uteri ) dan NAFZA”
Pelaksanaan pembinaan dan Pelantikan Pengurus Kader Kesehatan Remaja ( KKR ) ini merupakan upaya lebih memudahkan penyelenggaraan kesehatan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi, serta lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif oleh unsur MTsN Ciruas juga dukungan orang tua, masyarakat dan pemerintah setempat.
Acara pelatihan dilakukan selama dua hari dan hasil yang ingin di capai adalah para kader kesehatan remaja bisa menjadi rujukan teman-temannya yang kebetulan ada masalah. Karena sesuai umur remaja, kebanyakan permasalahan yang timbul diantara remaja, maupun remaja dengan orang tua akan lebih banyak dicurahkan kepada teman sebaya. Sehingga dengan adanya kader kesehatan diharapkan dapat memecahkan masalah dikalangan mereka sendiri.
Mudah-mudahan dengan terselenggaranya KKR dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagi modal awal pembinaan siswa memasuki dunia pendidikan di masa depan agar remaja sekarang memiliki watak dan karakter yang bersih dan sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar